Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts
Monday, December 10, 2012
Thursday, November 29, 2012
A Christmas Carol
Sinopsis:
Pada
tahun 1843, Ebenezer Scrooge, seorang rentenir tua yang pahit dan kikir di sebuah
rumah penghitungan London berpegangan bahwa segala sesuatu yang mewujudkan
kegembiraan dan semangat Natal dalam penghinaan. Dia
menolak untuk mengunjungi keponakan ceria nya, Fred, di pesta makan
malam Natal dengan keluarganya, dan memaksanya menggaji rendah karyawan nya Bob
Cratchit mengemis untuk mengambil hari libur untuk keluarga sendiri. Malam
itu, Gober dikunjungi oleh hantu mitra bisnis mantan Jacob Marley yang
telah meninggal tujuh tahun sebelumnya pada malam Natal dan sekarang
dipaksa untuk menghabiskan akhirat nya membawa rantai berat yang ditempa
dari cara sendiri serakah. Marley
memperingatkan Gober bahwa ia akan mengalami nasib yang lebih buruk
jika dia tidak bertobat dan meramalkan bahwa ia akan dihantui oleh tiga
roh yang akan membantu membimbingnya.Semangat
pertama adalah Ghost of Past Natal, yang menunjukkan visi masa lalu
Gober sendiri yang terjadi pada atau sekitar musim Natal, mengingatkan
Gober bagaimana ia akhirnya orang tamak dia sekarang. Gober
telah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya diabaikan oleh ayahnya
selama liburan di pesantren sampai ia akhirnya dibawa pulang oleh Fan
adik tercintanya, yang meninggal prematur setelah melahirkan
keponakannya, Fred. Gober
kemudian mulai karir yang sukses di bidang bisnis dan pinjaman uang,
dan bertunangan dengan seorang wanita bernama Belle, meskipun ia
kemudian membatalkan pertunangan ketika ia mulai tumbuh terobsesi
dengan mengumpulkan kekayaan sendiri. Tidak dapat menanggung untuk harus menyaksikan peristiwa ini lagi, Gober memadamkan semangat dengan topi Snuffer nya lilin.Semangat kedua adalah Ghost of Christmas Present, yang menunjukkan Gober kebahagiaan sesama manusia pada Hari Natal. Diantaranya
adalah keponakannya, Fred, yang main-main membuat lelucon dengan
keluarganya dengan biaya Gober, dan Bob Cratchit dan keluarganya, yang
hanya nyaris mampu membuat hubungannya dengan apa yang sedikit membayar
Gober memberikan Cratchit. Gober
disentuh oleh putra Tim sakit-sakitan yang Cratchits 'muda Tiny dan
komitmennya terhadap semangat Natal, dan kecewa untuk belajar dari
semangat bahwa Tim mungkin tidak punya banyak lagi untuk hidup. Sebelum
mati, roh memperingatkan Gober tentang kejahatan-kejahatan
"Ketidaktahuan" dan "Mau," yang menampakkan diri sebelum Gober sebagai
dua anak celaka yang tumbuh menjadi kekerasan, individu gila.Semangat
ketiga dan terakhir adalah Ghost of Christmas Namun untuk Ayo, yang
mainan dengan Gober dengan mengejarnya melalui jalan-jalan London pada
kereta sebelum menunjukkan kepadanya konsekuensi akhir dari keserakahan.
Gober
melihat di masa depan ini bahwa ia telah meninggal: Fred dan istrinya
gembira untuk mewarisi kekayaan Gober, Gober pekerja perempuan Mrs
Dilber terbukti telah merampok dia dan memberikan pakaiannya ke pagar
bernama Old Joe, dan orang-orang yang menghadiri pemakamannya hanya pergi untuk makan siang gratis. Tiny Tim juga terbukti telah meninggal, meninggalkan Bob Cratchit dan keluarganya yang menangisinya pada Natal. Ngeri, Gober meminta semangat apakah ia telah melihat gambar yang pasti terjadi atau dapat diubah. Untuk
respon sedikit, semangat mengungkapkan kubur sendiri Gober, menunjukkan
tanggal sendiri kematian bulan Desember 25 dari tahun yang akan datang,
dan memaksa Gober untuk jatuh ke dalam peti mati kosong duduk di
kuburan yang mendalam, tepat di atas api neraka.Ebeneezer
Scrooge tiba-tiba terbangun pada Hari Natal untuk menemukan bahwa
ketiga roh telah mengunjunginya dalam mimpi selama satu malam. Dia kemudian meminta anak di jalan hari apa itu dan belajar bahwa itu adalah Natal. Ebeneezer Gober memberikan anak itu uang untuk diberikan kepada tukang daging dan memiliki kalkun dikirim ke Cratchits. Ebeneezer Scrooge juga menghadiri makan malam keponakannya datang selama tebak. Ketika Bob Cratchit datang untuk bekerja, Ebeneezer memberikan dia libur setelah ia memiliki dia memberikan uang ke bank. Ketika
ia melangkah keluar, Bob Cratchit memberitahu pemirsa bahwa Ebeneezer
Gober telah menjadi orang yang ramah dan ayah kedua Tiny Tim. Karena
menunjukkan Ebeneezer Scrooge membawa Tiny Tim di pundaknya menyusuri
jalan-jalan.Tuhan memberkati kita semua.
Download Film A Christmas Carol
Download subtitle Indo A Christmas Carol
Wednesday, November 28, 2012
Life Is Beautiful
Film Lama yang memberikan inspirasi, kisah tentang seorang Ayah yang menunjukkan indahnya dunia kepada anaknya walaupun mereka tetap berada dalam camp Nazi sehingga si anak tidak pernah merasakan penderitaan berada di Camp Nazi...
Link untuk mendownload film Life is Beutiful
Link Untuk mendownload Subtitle Indonesianya
Labels:
Download film,
Film,
Film Inspiratif,
Film keluarga,
KATA - KATA POSITIF
Posted by
Amazing
0
comments
Tuesday, October 16, 2012
merge-Movie-Richard Marx-Right Here Waiting for You_(new).mp4
Hasil gabungan video dan audio...
Monday, August 6, 2012
FLYWHEEL
Flywheel merupakan film drama pertama yang diproduksi oleh Alex Kendrick,
seorang pendeta di Gereja Baptis Sherwood. Film
ini bercerita tentang seorang pria yang bernama Jay Austin, seorang penjual mobil bekas yang melakukan
segala cara untuk menjual mobil-mobilnya dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Ia
menipu semua pelanggannya termasuk pendeta di gerejanya, bahkan keluarganya
sendiripun mengetahui bahwa ia tidak lagi bisa dipercaya. Akibat ketidakjujurannya ia mengalami banyak masalah baik masalah dalam pekerjaan, keluarga dan masalah-masalah lainnya. Hingga suatu saat, Tuhan
menyadarkan Jay untuk berubah menjadi orang yang lebih baik.
Sejak saat itu Jay memutuskan untuk
memberikan hidupnya dan bisnisnya tersebut kepada Allah dan membiarkan Allah
yang memimpin perjalanan hidupnya. Terlepas dari kenyataan bahwa
menjual mobil dengan harga yang jujur dapat menyebabkan ia kehilangan bisnisnya tapi ia memutuskan bahwa ia akan jujur dalam semua
urusannya. Ia menyerahkan bisnisnya tersebut kepada Allah dan mengatakan jika bisnisnya
itu berjalan lambat atau merosot, maka itu adalah karena Allah mengijinkan hal itu terjadi; jika bisnisnya
itu berhasil karena Allah juga yang memberkatinya.
Melalui sebuah
perjalanan spiritual, Jay belajar untuk menghargai Tuhan dalam bisnisnya dan hidupnya. Akhirnya Jay mengalami perubahan hidup saat sadar bahwa ia memerlukan Tuhan. Sejak
itu, ia konsisten melakukan kebenaran Firman Tuhan dan ia melihat Tuhan bekerja
memulihkan setiap sisi kehidupannya.
Sunday, August 5, 2012
Faith Like Potatoes
Pada masa sekarang kita sering
disajikan film-film kekerasan ataupun film-film yang mengandung unsur
pornografi dan semuanya itu sama sekali tidak mendidik bahkan merusak moral
terutama untuk anak-anak muda yang menontonnya. Sementara itu film - film yang
berkualitas dan film-film yang menjadi inspirasi, tidak banyak beredar di tv
ataupun bioskop-bioskop.
Oleh karena itu
film seperti Faith Like Potatoes memberikan jawaban dari kerinduan setiap orang
untuk mendapatkan film yang mendidik dan memberikan inspirasi, dimana melalui
film ini kita bisa melihat kehidupan orang lain yang juga mengalami masalah dan
pergumulan hidup seperti yang mungkin kita alami, tetapi pergumulan hidup yang
dialami Angus Buchan justru membawanya untuk lebih dekat kepada Tuhan. Perjalanan iman Angus Buchan ini dapat
memberikan kita inspirasi bahwa berjalan bersama Tuhan maka semua masalah dapat
diatasi dan diselesaikan bahkan apa yang mustahil bagi kita untuk dikerjakan
atau diselesaikan tetapi bagi Tuhan semuanya mungkin dan bisa diatasi asal kita
percaya dan berserah maka muzizat terjadi dalam hidup kita.
Faith
Like Potatoes adalah film diangkat
berdasarkan
kisah nyata mengenai kehidupan seorang Anak
Tuhan yang tinggal di
Afrika Selatan yaitu Angus
Buchan yang diperankan oleh Frank Rautenbach. Pria keturunan Skotlandia ini lahir
di Afrika dan bersama keluarganya, mereka tinggal di Afrika sebagai
petani kulit putih. Angus
adalah seorang yang mempunyai temperamen tinggi.
Emosinya gampang meledak kalau dia dihadapkan pada situasi yang sulit.
Hal ini
menyebabkan keluarganya menjadi terancam dan kehidupan mereka jauh dari kata
damai. Pekerjaan yang semakin dipenuhi masalah membuat hidup Angus semakin
terpuruk. Satu hari, Angus diajak ke gereja oleh kerabatnya dan walaupun
enggan, akhirnya Angus memutuskan pergi bersama keluarganya. Di sana, Angus
mendengar sebuah kesaksian dari seorang petani (sama seperti dirinya) yang
hidupnya berubah setelah mengenal Yesus. Saat itu juga, Angus yang sudah tidak
berdaya, memutuskan untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat pribadinya.
Kehidupan
Angus pun berubah 180 derajat. Dia begitu haus akan Firman Tuhan dan menjalani
hidupnya dengan sudut pandang yang baru, sudut pendang Kristus. Dan dia dipanggil Allah untuk memberitakan Injil, ia telah
melihat Roh Kudus bekerja melalui dirinya dalam mukjizat penyediaan,
penyembuhan, dan perubahan hidup yang mengagumkan.
Situasi
keluarganya pun pulih dan banyak mujizat yang dialaminya. Namun, dalam
perjalanan imannya, Angus kemudian dihadapkan dengan berbagai situasi yang
mustahil. Terkadang Angus menjadi gentar tapi imannya yang luar biasa pada
Tuhan Yesus membuatnya keluar menjadi pemenang.
Jadi film Faith Like Potatoes, film yang sangat direkomendasikan untuk ditonton.
Saturday, August 4, 2012
Facing The Giants
Film ini sangat memberikan kita inspirasi karena kegagalan-kegagalan atau masalah-masalah yang kita hadapi jangan sampai membuat kita jauh dari Tuhan tapi justru sebaliknya, kegagalan-kegagalan atau masalah-masalah itu harus membuat kita semakin lebih dekat kepada Tuhan dan berserah kepada-Nya. Karena hanya Tuhanlah jawaban dari segala masalah kita asal kita percaya dan tidak mengeraskan hati kita tetapi tetap mau dengar firman Tuhan serta taat apa yang dikatakan Tuhan melalui firman-Nya. Maka sudut pandang atau paradigma kitapun akan berubah seturut yang Tuhan inginkan dari diri kita.
Film ini bercerita tentang seorang pelatih football yang selama enam tahun karirnya selalu kalah alias tidak pernah memenangkan sebuah musim kompetisi sekalipun, sampai-sampai dia mau diganti oleh dewan sekolah tempat dia bekerja.
Kepercayaan diri pelatih ini mulai hilang karena pemain terbaik di timnya pindah ke sekolah lain agar dapat bergabung ke tim football yang lebih bagus dan asisten yang sekaligus sahabatnya hampir terprovokasi untuk meninggalkannya. Semua orang tua muridpun tidak menyukainya. Setelah kalah di tiga pertandingan pertama di musim kompetisi, pelatih Taylor mengetahui bahwa sekelompok orangtua murid sedang mendiskusikan agar pelatih ini dipecat.
Begitu juga kehidupan pribadi Pelatih ini yang juga cukup menyedihkan karena dalam 4 tahun
pernikahannya dia belum dikarunia anak dan divonis mandul. Ditambah lagi tekanan dari kondisi keuangan yang parah, dikarenakan gaji yang diterimanya kecil, Pelatih Taylor benar-benar kehilangan harapan dalam
mengatasi perasaan takut dan kegagalan yang dialaminya.
Dalam rasa frustrasi yang dalam, Pelatih Taylor mengurung diri di rumah dan menghabiskan waktu dari hari-harinya dengan membaca dan membaca. Seringkali Pelatih Taylor tidak bisa tidur atau terbangun tengah malam dan mulai membaca, sampai akhirnya tertidur kelelahan. Buku yang dibacanya adalah HOLLY BIBLE.
Sampai suatu hari dia menyerah, dan tanya kepada Tuhan. ”God, What do You Want?”. Ia kemudian membuka alkitab dan menemukan ayat yang menggugah hatinya yaitu: APA TUJUAN HIDUP? Disitulah dia menemukan pencerahan. Dengan dibantu seorang bapak yang datang kepada pelatih itu dan ia membacakan salah satu ayat dari kitab suci yang berisi tentang "jangan pernah menyerah, selagi masih ada halangan masih ada jalan untuk berusaha". Bapak itu mengaku mungkin Tuhan yang menyuruhnya membacakan ayat ini kepada pelatih itu.
Dari pembacaan Alkitab dia mengingat Tuhan, bahwa Allah itu mengasihinya dan Allah juga berkuasa akan hidupnya sehingga paradigma dan pandangan hidupnya berubah drastis, bukan lagi ‘target oriented’ melainkan menjadi ‘process oriented’. Hari-harinya berubah. Dia menjadi lebih banyak berdoa dan berseru kepadaNYA. Dia menyerahkan segenap masalah dan pergumulannya dan mempertaruhkan hidupnya kepada Tuhan. Dan dengan Paradigma yang baru dia meminta agar pihak sekolah memberinya sekali lagi kesempatan melatih Tim. Pada awalnya pihak sekolah keberatan, namun akhirnya diputuskan untuk memberikan kesempatan terakhir.
Dan dengan paradigma yang baru Pelatih Taylor semakin percaya diri dan ia mulai melatih muridnya, bersama kekuatan Tuhan dan melakukan pendekatan
kepada tim asuhannya. Dia menanamkan filosofi bahwa Menang atau Kalah Harus Tetap Memuliakan Tuhan karena segala hal yang utama
bukan hasil, melainkan bagaimana cara yang dilakukan. Pada awalnya
anggota Tim kebingungan, namun akhirnya mereka menikmati suasana
latihan yang selalu diawali dengan doa. Mereka berlatih untuk
menghadapi “TIM GIANT” yang sesuai dengan namanya terdiri dari orang
yang besar-besar. Tim ini terkenal sangat tangguh dan sangat jarang
terkalahkan.
Hal-hal yang terjadi dalam hidup Pelatih
Taylor justru membantu dia untuk menemukan tujuan yang
lebih besar daripada sekedar menang dalam pertandingan. Perjalanan
spiritual yang terjadi dalam dirinya dan keberanian untuk percaya dengan
Tuhan membuatnya mempunyai semangat baru di tim nya. Yang pada
akhirnya membuahkan keberhasilan di dalam dan di luar lapangan football dan tidak hanya itu saja tetapi Pelatih Taylor juga mulai mengetahui dengan pasti tujuan hidupnya.
Film ini benar-benar direkomendasikan untuk ditonton karena memberikan inspirasi buat kita bahwa setiap kegagalan yang ada merupakan suatu proses yang mungkin harus dilalui banyak orang tetapi kegagalan itu bukan akhir segalanya tetapi justru sebagai suatu alat untuk membentuk karakter kita menjadi lebih tangguh, tidak ada kata menyerah tapi hanya ada kata berserah kepada Tuhan dan menjadi pribadi yang rendah hati,taat dan percaya kepada Tuhan.
Saat ini mungkin kita merasa sudah capek dengan kegagalan-kegagalan yang kita hadapi dan juga dengan masalah-masalah yang mungkin tak kunjung habis-habisnya, dan kita sudah putus asa, rasanya ingin menyerah saja dari apa yang kita kerjakan atau bahkan mungkin kita mulai menyalahkan Tuhan akan kegagalan-kegagalan kita dan keadaan hidup kita yang sulit dan masih belum berubah tetapi melalui film kita dapat pencerahan bahwa Allah itu mengasihi kita dan Allah menginginkan rencana-Nya yang terjadi dalam hidup kita, bukan rencana kita, dan rencana-Nya itu pasti terbaik. Dan Allah juga masih melakukan muzizat-Nya sampai sekarang karena Dia adalah Allah yang berkuasa. Amin...
Selamat menonton bagi yang belum menonton...dan kalau ingin mendownload film Facing The Giants
Saat ini mungkin kita merasa sudah capek dengan kegagalan-kegagalan yang kita hadapi dan juga dengan masalah-masalah yang mungkin tak kunjung habis-habisnya, dan kita sudah putus asa, rasanya ingin menyerah saja dari apa yang kita kerjakan atau bahkan mungkin kita mulai menyalahkan Tuhan akan kegagalan-kegagalan kita dan keadaan hidup kita yang sulit dan masih belum berubah tetapi melalui film kita dapat pencerahan bahwa Allah itu mengasihi kita dan Allah menginginkan rencana-Nya yang terjadi dalam hidup kita, bukan rencana kita, dan rencana-Nya itu pasti terbaik. Dan Allah juga masih melakukan muzizat-Nya sampai sekarang karena Dia adalah Allah yang berkuasa. Amin...
Selamat menonton bagi yang belum menonton...dan kalau ingin mendownload film Facing The Giants
Thursday, August 2, 2012
download SubIndo dan Film Facing The Giant
Link untuk mendownload Film Facing The Giant
dan link untuk mendownload subtitle indo Facing The Giant
Monday, May 21, 2012
The Pursuit of Happyness
menerima nominasi Academy Award, Golden
Globe dan Screen Actors Guild untuk penampilannya. Sementara Chris Gardner sendiri adalah associate
producer di film tersebut.
Film ini bercerita tentang perjuangan hidup Chris Gardner yang merupakan seorang tunawisma yang akhirnya menjadi seorang pialang saham yang sukses dan kaya. Film ini merupakan film yang memberikan inspirasi bahwa keadaan seseorang bisa di ubah asalkan orang tersebut mau bekerja keras, disiplin dan dapat dipercaya. Dan yang paling penting adalah orang tersebut tidak menyerah walaupun keadaan sangat teramat sulit dan rasanya secara logika sangat mustahil untuk keluar dari kesulitan hidup, dan tetap percaya bahwa keadaan bisa diubah dan mimpipun bisa dicapai, karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.. Selain dalam hal kegigihan untuk mengubah keadaan hidup atau mencapai mimpi, film ini juga memberikan pesan moral yang baik bagaimana Chris Gardner tidak jatuh dalam perilaku mengasihani diri sendiri ketika istrinya meninggalkan dia dan juga ketika dia kehilangan rumahnya dan harus tinggal di jalan. Chris Gardner juga merupakan seorang Ayah yang bertanggung jawab dan baik bagi putranya, karena di dalam keadaannya sebagai tuna wisma Chris Gardner tidak meninggalkan anaknya dan tetap bertanggung jawab sebagai orang tua dan memberikan yang terbaik untuk anaknya walaupun dengan keterbatasan yang dia miliki, suatu hal yang patut dicontoh bagi para Ayah..
Sinopsis
Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California.
Chris Gardner (Will Smith) dan Linda (Thandie Newton) hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak
mereka yang berusia 5 tahun, Christopher (Jaden Smith). Chris adalah seorang salesman
yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise dengan menjual scanner tulang (Bone Density Scanner)
portable. Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari
X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa
harganya terlalu mahal. Linda( Thandie Newton), istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah
laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari
bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang
semakin menumpuk. Keadaan diperparah lagi oleh kebiasaan Chris yang memarkir
mobilnya sembarangan. Karena tak mampu membayar surat tilang, mobil
Chris akhirnya disita. Puncaknya, Karena tidak tahan dan tidak kuat menjalani hidup seperti itu akhirnya Linda pergi ke New York City. meninggalkan Chris dan anaknya. Awalnya ia hendak membawa serta Christopher, namun urung atas permintaan Chris.
Kisah menakjubkan
dari kehidupan Gardner diterbitkan sebagai otobiografi, The
Pursuit of Happyness, pada bulan Mei 2006, dan menjadi buku terlaris no. 1
di New York Times dan Washington Post selama lebih dari 20 minggu dan telah diterjemahkan
ke dalam lebih dari tiga puluh bahasa. Kisah hidup Gardner ini juga menjadi
inspirasi untuk film "The Pursuit
of Happyness", yang dirilis oleh Columbia Pictures pada
bulan Desember 2006, dimana aktor Will Smith berperan sebagai Chris Gardner dan menerima
Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja berjumpa dengan seseorang yang membawa Ferari warna merah. Chris bertanya kepada orang itu, pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang saham. Pertemuan Chris dengan orang yang membawa Ferari merah tersebut membuat Chris terinpirasi dan bertekat untuk mengubah kehidupannya. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkarier sebagai pialang saham dan dia mencoba melamar di sebuah perusahaan sekuritas Dean Witter Reynolds. Perusahaan tersebut menawarkan magang selama 6 bulan untuk bisa menjadi calon Pialang Saham. Setelah 6 bulan magang, perusahaan tersebut hanya memilih 1 orang peserta magang terbaik dari 30 orang peserta yang mengikuti magang tersebut, dan peserta yang terbaik akan diterima menjadi karyawan / pialang saham di perusahaan tersebut. Dan selama 6 bulan masa magang, perusahaan tidak memberikan gaji apapun.
Chris menerima tawaran magang tanpa dibayar tersebut Dalam masa
magang yang tak dibayar itu, Chris mulai kehabisan uang. Akhirnya ia
diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch.
Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan
kamar, kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar karena itu Chris berusaha untuk tiba di tempat penampungan atau rumah singgah tersebut sebelum jam 5 agar dia dan anaknya mendapat tempat untuk menginap.
Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugasnya dengan tekun, tanpa mengeluh dan berusaha menjadi peserta magang yang terbaik agar dia bisa mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds. Selama masa 6 bulan itu Chris benar-benar bekerja keras mulai dari bekerja di kantor, mengantar dan menjemput anaknya dari tempat penitipan anak untuk mengantri di rumah singgah, malamnya Chris masih harus memperbaiki alat medis yang masih tersisa yang belum bisa dijual karena rusak, yang akhirnya alat tersebut bisa diperbaiki dan dijual dan uang hasil penjualan membuat mereka menginap di hotel hanya untuk malam itu.

Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugasnya dengan tekun, tanpa mengeluh dan berusaha menjadi peserta magang yang terbaik agar dia bisa mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds. Selama masa 6 bulan itu Chris benar-benar bekerja keras mulai dari bekerja di kantor, mengantar dan menjemput anaknya dari tempat penitipan anak untuk mengantri di rumah singgah, malamnya Chris masih harus memperbaiki alat medis yang masih tersisa yang belum bisa dijual karena rusak, yang akhirnya alat tersebut bisa diperbaiki dan dijual dan uang hasil penjualan membuat mereka menginap di hotel hanya untuk malam itu.
Setelah melewati berbagai macam kesulitan selama 6 bulan akhirnya Chris berhasil menjadi peserta magang terbaik dan diterima
bekerja di Dean Witter Reynolds. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan
pialang sendiri, Gardner Rich. Pada tahun 2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolar dari penjualan itu.
sumber: wikipedia dan beberapa sumber lain
sumber: wikipedia dan beberapa sumber lain
Wednesday, May 2, 2012
FORREST GUMP

Forrest Gump adalah film drama Amerika Serikat tahun 1994 berdasarkan novel tahun 1986 karya Winston Groom. Film ini sukses secara komersial dan menjadi film terlaris di Amerika Utara pada tahun rilisnya. Film ini meraih total 13 nominasi Academy Awards dan memenangkan enam diantaranya, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Robert Zemeckis), dan Aktor Terbaik (Tom Hanks).
Film ini menceritakan tentang seorang pria dengan IQ
75 dan epik perjalanan hidupnya, bertemu dengan tokoh-tokoh bersejarah,
memengaruhi budaya pop dan bahkan turut di dalam peristiwa-peristiwa
bersejarah tanpa menyadari betapa pentingnya peristiwa itu, akibat
kecerdasannya yang di bawah rata-rata. Film ini berbeda secara substansi
dari karya novel aslinya.
Film ini menceritakan tentang seorang pria bernama Forrest Gump yang
dibesarkan oleh ibu nya dengan penuh perjuangan. Forrest sering diejek
dan dijauhi oleh kawan-kawannya karena kecerdasannya yang di bawah
rata-rata. Namun di luar ketidakmampuannya itu, ia memiliki kemampuan
lari yang cepat.
Pada hari pertama sekolahnya, ia bertemu dengan Jenny, seorang anak
perempuan dekat tempat tinggalnya yang dikenalnya sejak taman
kanak-kanak, dan ia menyukai Jenny tapi menjadi cinta tak berbalas. Ketika lulus SMA, ia mendaftar masuk ke militer dan dikirim ke Vietnam, di mana ia dengan segera berteman dengan seorang pria negro
bernama Bubba, yang meyakinkan Forrest untuk ikut dalam bisnis udang
bersamanya setelah perang usai. Forrest menjadi seorang yang sangat
berjasa dalam peletonnya dengan kemampuan lari cepatnya. Ia menjadi
penyelamat banyak tentara yang terluka dan juga menolong komandannya, sehingga dia menerima Medali Kehormatan Kongres atas kepahlawanannya.
Saat penyembuhan dari tembakan peluru yang bersarang di bokongnya, ia menemukan kemampuan terpendamnya dalam pingpong.
Ia pun menjadi atlet tenis meja yang terkenal dan membawa negaranya ke
ajang internasional dalam sebuah pertandingan melawan tim Cina. Dalam sebuah demonstrasi anti perang di Washington, DC, ia bertemu dengan Jenny, yang telah bergaya hidup hippie.
Forrest Gump dewasa
menghabiskan waktunya untuk melakukan pencarian teman kecil
perempuannya yang hilang. Ia mengeluarkan uang tabungannya untuk membeli
kapal penangkap udang seperti yang dijanjikannya pada Bubba. Pada
awalnya, usahanya selalu gagal tapi dengan kerja keras dan pantang
menyerah, dan dibantu oleh komandannya yang telah pensiun karena cacat, ia pun menjadi seorang yang sukses dan mampu untuk membiayai keluarga Bubba.
Suatu hari, Jenny kembali dan menemui Forrest, yang kemudian
melamarnya. Jenny menolak, tetapi merasa harus membuktikan cintanya
kepada Forrest dengan tidur bersamanya. Jenny kemudian pergi pagi-pagi
benar. Tanpa berpikir panjang, Forrest memilih untuk melakukan
perjalanan. Mungkin secara impulsif, ia memutuskan untuk berlari
mengelilingi Amerika Serikat, selama lebih dari tiga setengah tahun, dan menjadi terkenal.
Sekembalinya di kemudian hari, ia mendapatkan surat dari Jenny, yang
melihatnya sedang berlari di televisi, memintanya untuk datang. Setelah
bertemu, Forrest menyadari bahwa Jenny telah memiliki seorang anak
laki-laki, yang adalah anak mereka berdua. Jenny memberitahu Forrest
bahwa Jenny sedang sakit karena virus (kemungkinan AIDS).
Ketiganya kemudian kembali ke Greenbow, Alabama. Jenny dan Forrest
akhirnya menikah, tetapi tak lama kemudian Jenny meninggal dunia.
Film ini sangat bagus sekali dan terbukti dengan banyak sekali mendapatkan nominasi dan mendapatkan penghargaan. Film ini termasuk film yang inspiratif kalau menurut saya karena menceritakan kisah hidup seeorang pria yang IQnya rendah tapi dapat berhasil dalam hidupnya dengan talenta yang dia punya. IQnya boleh rendah rendah, tapi karakternya begitu polos,tulus, baik hati, dan juga semangat dan daya juangnya sangat tinggi itu juga yang menjadi modal keberhasilan hidupnya.
Seorang diciptakan Tuhan pasti dengan talenta, sekalipun mungkin orang tersebut dilahirkan cacat fisik, ataupun dengan IQ kurang tapi kalau talenta itu terus diasah akan menjadi sangat luar biasa sebab segala sesuatu itu mungkin jika kita terus berdoa dan berusaha dengan sungguh dan pantang menyerah walaupun banyak kesulitan dan kendala ataupun kegagalan yang menghadang tetap berjuang sampai apa yang yang diimpikan itu dapat terwujud.....
Film ini sangat bagus sekali dan terbukti dengan banyak sekali mendapatkan nominasi dan mendapatkan penghargaan. Film ini termasuk film yang inspiratif kalau menurut saya karena menceritakan kisah hidup seeorang pria yang IQnya rendah tapi dapat berhasil dalam hidupnya dengan talenta yang dia punya. IQnya boleh rendah rendah, tapi karakternya begitu polos,tulus, baik hati, dan juga semangat dan daya juangnya sangat tinggi itu juga yang menjadi modal keberhasilan hidupnya.
Seorang diciptakan Tuhan pasti dengan talenta, sekalipun mungkin orang tersebut dilahirkan cacat fisik, ataupun dengan IQ kurang tapi kalau talenta itu terus diasah akan menjadi sangat luar biasa sebab segala sesuatu itu mungkin jika kita terus berdoa dan berusaha dengan sungguh dan pantang menyerah walaupun banyak kesulitan dan kendala ataupun kegagalan yang menghadang tetap berjuang sampai apa yang yang diimpikan itu dapat terwujud.....
Penghargaan dan nominasi
1994 Academy Awards (Oscars)
- Menang - Best Performance by an Actor in a Leading Role — Tom Hanks
- Menang - Best Director — Robert Zemeckis
- Menang - Best Film Editing — Arthur Schmidt
- Menang - Best Picture — Wendy Finerman, Steve Starkey, Steve Tisch
- Menang - Best Visual Effects — Ken Ralston, George Murphy, Stephen Rosenbaum, Allen Hall
- Menang - Best Adapted Screenplay — Eric Roth
- Nominasi - Best Performance by an Actor in a Supporting Role — Gary Sinise (sebagai Lieutenant Dan Taylor)
- Nominasi - Best Achievement in Art Direction — Rick Carter, Nancy Haigh
- Nominasi - Best Achievement in Cinematography — Don Burgess
- Nominasi - Best Makeup — Daniel C. Striepeke, Hallie D'Amore
- Nominasi - Best Original Score — Alan Silvestri
- Nominasi - Best Sound Mixing — Randy Thom, Tom Johnson, Dennis S. Sands, William B. Kaplan
- Nominasi - Best Sound Editing — Gloria S. Borders, Randy Thom
1995 Academy of Science Fiction, Fantasy & Horror Films (Saturn Awards)
- Menang - Best Supporting Actor (Film) — Gary Sinise
- Menang - Best Fantasy Film
- Nominasi - Best Actor (Film) — Tom Hanks
- Music Best Music — Alan Silvestri
- Nominasi - Best Special Effects — Ken Ralston
- Nominasi - Best Writing — Eric Roth
1995 Amanda Awards
- Menang - Best Film (International)
1995 American Cinema Editors (Eddies)
- Menang - Best Edited Feature Film — Arthur Schmidt
1995 American Comedy Awards
- Menang - Funniest Actor in a Motion Picture (Leading Role) — Tom Hanks
1995 American Society of Cinematographers
- Nominated - Outstanding Achievement in Cinematography in Theatrical Releases — Don Burgess
1995 BAFTA Film Awards
- Menang - Outstanding Achievement in Special Visual Effects — Ken Ralston, George Murphy, Stephen Rosenbaum, Doug Chiang, Allen Hall
- Nominasi - Best Actor in a Leading Role — Tom Hanks
- Nominasi - Best Actress in a Supporting Role — Sally Field
- Nominasi - Best Film — Wendy Finerman, Steve Tisch, Steve Starkey, Robert Zemeckis
- Nominasi - Best Cinematography — Don Burgess
- Nominasi - David Lean Award for Direction — Robert Zemeckis
- Nominasi - Best Editing — Aurthur Schmidt
- Nominasi - Best Adapted Screenplay — Eric Roth
1995 Casting Society of America (Artios)
- Nominasi - Best Casting for Feature Film, Drama — Ellen Lewis
1995 Chicago Film Critics Association Awards
- Menang - Best Actor — Tom Hanks
1995 Directors Guild of America
- Menang - Outstanding Directorial Achievement in Motion Pictures — Robert Zemeckis, Charles Newirth, Bruce Moriarity, Cherylanne Martin, Dana J. Kuznetzkoff
1995 Golden Globe Awards
- Menang - Best Actor - Motion Picture Drama — Tom Hanks
- Menang - Best Director - Motion Picture — Robert Zemeckis
- Menang - Best Motion Picture - Drama
- Nominasi - Best Supporting Actor - Motion Picture — Gary Sinise
- Nominasi - Best Supporting Actress - Motion Picture — Robin Wright Penn
- Nominasi - Best Original Score — Alan Silvestri
- Nominasi - Best Screenplay - Motion Picture — Eric Roth
1995 Heartland Film Festival
- Menang - Studio Crystal Heart Award — Winston Groom
1995 MTV Movie Awards
- Nominasi - Best Breakthrough Performance — Mykelti Williamson
- Nominasi - Best Male Performance — Tom Hanks
- Nominasi - Best Movie
1995 Motion Picture Sound Editors (Golden Reel Award)
- Menang - Best Sound Editing
1994 National Board of Review of Motion Pictures
- Nominasi - Best Actor — Tom Hanks
- Nominasi - Best Supporting Actor — Gary Sinise
- Nominasi - Best Picture
1995 PGA Golden Laurel Awards
- Menang - Motion Picture Producer of the Year Award — Wendy Finerman, Steve Tisch, Steve Starkey, Charles Newirth
1995 People's Choice Awards
- Menang - Favorite All-Around Motion Picture
- Menang - Favorite Dramatic Motion Picture
1995 Screen Actors Guild Awards
- Menang - Outstanding Performance by a Male Actor in a Leading Role — Tom Hanks
- Nominasi - Outstanding Performance by a Male Actor in a Supporting Role — Gary Sinise
- Nominasi - Outstanding Performance by a Female Actor in a Supporting Role — Sally Field & Robin Wright Penn
1995 Writers Guild of America Awards
- Menang - Best Screenplay Adapted from Another Medium — Eric Roth
1995 Young Artist Awards
- Menang - Best Performance in a Feature Film - Young Actor 10 or Younger — Haley Joel Osment
- Menang - Best Performance in a Feature Film - Young Actress 10 or Younger — Hanna R. Hall
- Nominasi - Best Performance in a Feature Film - Young Actor Co-Starring — Michael Conner Humphreys
(sumber: wikipedia)
Monday, April 23, 2012
Lady and The Tramp
| Sutradara | Clyde Geronimi Wilfred Jackson Hamilton Luske |
|||
|---|---|---|---|---|
| Produser | Walt Disney | |||
| Penulis | Ward Greene (buku) Erdman Penner Joe Rinaldi Ralph Wright Don DaGradi Joe Grant (konsep) |
|||
| Pemeran | Peggy Lee Barbara Luddy Larry Roberts Bill Thompson Bill Baucom Stan Freberg Verna Felton Alan Reed George Givot Dallas McKennon Lee Millar The Mellomen |
|||
| Distributor | Buena Vista Distribution | |||
| Tanggal rilis | 22 Juni 1955 | |||
| Durasi | 75 menit | |||
| Negara | ||||
| Bahasa | Inggris | |||
| Sekuel | Lady and the Tramp II: Scamp's Adventure (2001) |
Sinopsis
Film yang mengisahkan tentang kisah cinta anjing betina yang bernama Lady dengan anjing jantan yang bernama Tramp.
Dia adalah anjing spaniel yang dimanjakan, ceria dan gembira, tetapi Lady dan Tramp menyadari bahwa mereka adalah pasangan yang sempurna. Lady selalu menjadi hewan peliharaan khusus rumah tangga, tapi ketika anjing-membenci Bibi Sarah dan kucing Siamnya yang licik berbalik melawan dia, Tramp ada untuk membantu. Lady menemukan bahwa dunia Tramp, sahabatnya, jauh dari kegembiraan dan asmara. dan selalu dalam keadaan bahaya dari penangkap anjing yang selalu ada. Ketika ia menyimpan hari (dan bayi pemilik Lady '), Tramp menemukan bahwa kehidupan keluarga tidak begitu buruk, bahkan untuk anjing liar seperti dirinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
JUMP MENU
Jump Menu
!doctype>
