Selasa, 08 Mei 2012

Abraham Lincoln







Siapa sihh!!! yang nggak kenal dengan tokoh inspiratif yang satu ini yang terkenal dengan deklarasi kemanusiaannya yang menentang perbudakan dan menyatakan pembebasan terhadap perbudakan di Amerika. Dia adalah Presiden Amerika yang ke-16 Yaitu Abraham Lincoln.. Dalam perjalanan hidupnya Abraham juga seringkali mengalami kegagalan tapi Abraham tetap terus maju walaupun Abraham juga sempat mengalami stress akibat kehilangan tunangan yang dicintainya tapi akhirnya memilih bangkit dan terus berjuang meraih mimpinya dan mendedikasikan hidupnya untuk pekerjaannya dan untuk mengakhiri perang saudara dan perbudakan demi kemajuan Amerika itulah yang membuat Abraham menjadi pemimpin yang memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya.  Sangat menarik sekali untuk mengetahui biography singkat dari Abraham Lincoln



  • NAMA: Abraham Lincoln
  • Tempat / LAHIR TANGGAL: Hodgenville, Kentucky / 12 Februari , 1809
  • Kebangsaan:  Amerika
  • Partai Politk:  Whig, Republik
  • Pekerjaan:  Pengacara 
  • Istri: Mary Todd Lincoln
  • Agama:  Kristen
  • Jabatan:  Presiden Amerika Serikat ke - 16
  • Massa Jabatan:  4 Maret 1861 – 15 April 1865
  • Meninggal:   15 April 1865
  • Tanda Tangan:










Masa kecil

Abraham Lincoln lahir di daerah pertanian di Pedesaan Hardin County, Kentucky pada tanggal 12 Februari 1809. Ayahnya,Thomas Lincoln adalah seorang petani dan tukang kayu sedangkan Ibunya, Nancy Hanks - meninggal ketika Lincoln berumur sembilan tahun dan Ayahnya menikah lagi dengan, Sarah Bush Johnston.  Ibu tirinya Abraham Lincoln sangat dekat dengannya. Abraham Lincoln pindah ke Indiana pada 1816 dan tinggal di sana selama masa mudanya. Abraham Lincoln sendiri hanya mengecap pendidikan formal selama kira-kira setahun, Namun, dia suka membaca dan belajar secara otodidak dari buku-buku untuk menambah Pengetahuannya.

Karir Sebelum Kepresidenan:

Lincoln bekerja sebagai juru tulis sebelum bergabung dengan militer, menjaga toko di New Salem Illionois dan  Pada tahun 1832 Dia adalah seorang kapten dalam Perang Black Hawk, dan dia diangkat sebagai Kepala kantor pos (1833-1836). Dia belajar hukum pada tahun 1836 dan akhirnya menjadi seorang pengacara dan Abraham Lincoln giat membela hak-hak para budak Afika Selama masa jabatannya, ada banyak budak di Selatan dan ia ingin para budak dibebaskan.Orang-orang tidak setuju dengan rencananya, membentuk Persatuan Selatan dan sebuah pasukan untuk berperang melawan pasukan Utara Lincoln pada Perang Utara-Selatan. Pasukannya memenangkan peperangan itu.
Langkah pertamanya memasuki lapangan politik terjadi pada 1832 saat ia berusia 23 tahun. Ketika itu ia berusaha untuk dipilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah negara bagian Illinois, di bagian barat-tengah Amerika. Namun ia kalah dalam pemilihan, dua tahun kemudan ia berusaha kembali dan menang. Setelah itu, ia dipilih tiga kali berturut-turut setelahnya.

Pada 1846 Lincoln terpilih menjadi anggota Kongres AS. Selama tahun ini Lincoln telah bertunangan dengan Mary Todd (1818-1882), seorang wanita Kentucky yang berpendidikan dan berbudaya. Mereka menikah pada tanggal 2 November 1842.
Tawaran menjadi Presiden
Di tahun 1847, saat ia berusia 38 tahun, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika.  Abraham Lincoln menjadi terkenal di seluruh negara sebagai orang politik, akibat perdebatannya dengan Stephen A. Douglas dalam kampanye pemilihan Senator Amerika tahun 1858. Sekalipun ia kalah dalam pemilihan senator, partai Republik memilihnya menjadi calon presiden dalam pemilihan tahun 1860. Saat itu Amerika Serikat hampir terpecah belah akibat masalah perbudakan. Dan akhirnya, Lincoln memenangkan 40% suara populer yaitu 180 suara dari 303 pemilih.

6 November 1860, Lincoln menjadi Presiden Amerika Serikat ke-16 dan sebulan kemudian, perang saudara Amerika antara negara-negara bagian di Utara dan negara-negara bagian di Selatan pecah.Walaupun ia membenci perang, Presiden Lincoln menerimanya sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan persatuan negara. 

Pada pertengahan perang saudara, Presiden Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi Emansipasi pada tanggal 1 Januari 1863, Proklamasi Emansipasi itu menyatakan semua budak belian di negara-negara bagian ataupun daerah-daerah negara-negara bagian yang melawan Amerika Serikat akan bebas mulai 1 Januari 1863. Ia memberi perang makna universal sebagai perjuangan untuk mempertahankan negara berdasarkan kebebasan dan didedikasikan untuk ide "bahwa semua manusia diciptakan sama."

Presiden Abraham Lincoln dipilih kembali pada 1864, di tengah-tengah kemenangan-kemenangan militer Amerika Serikat menuju berakhirnya Perang Saudara. Dalam merencanakan perdamaian Presiden Abraham Lincoln bersifat fleksibel dan bermurah hati. Ia mengajak orang-orang selatan yang memberontak untuk meletakkan senjata dan kembali ke Amerika Serikat. Semangat menjadi pedomannya jelas serupa dengan semangat pidato pelantikannya yang kedua. Kalimat ini terukir di salah satu dinding tugu peringatan Lincoln (Lincoln Memorial) di Washington DC yang berbunyi
Dengan keteguhan hati dan kebenaran yang sesuai dengan titah Tuhan, marilah kita berusaha untuk menyelesaikan tugas kita sekarang, yaitu menyembuhkan luka-luka bangsa.

Meninggalnya Abraham Lincoln
Lincoln terpilih kembali pada 1864. Sebagai akhir dari Perang Saudara sudah dekat, Lincoln mendesak umat-Nya untuk "membalut luka bangsa" dan menciptakan perdamaian yang adil dan abadi. Tapi Lincoln tidak akan pernah bisa menikmati bangsa yang telah bersatu kembali, karena Lima hari setelah tentara Konfederasi menyerah dan mengakhiri Perang Sipil, Presiden Lincoln tertembak di teater Ford, Washington, Amerika Serikat, pada tanggal 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya tanggal 15 April 1865 pada usia ke-56 tahun. Pembunuhnya, John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara.

Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, AS dan dikenang Amerika dan dunia sebagai pejuang demokrasi karena jasa-jasanya.

Tidak ada komentar:

JUMP MENU

Jump Menu
!--Page Navigation Start-->