Senin, 06 Agustus 2012

World's 10 Best Places to Live

 10 Tempat Terbaik di Dunia untuk Hidup

1. Vienna, Austria
Quality of Life Index: 108.6
Eco-City Index: 126.2



Wien (Vienna) terletak di sudut timur laut Austria, berjarak 65 km masing-masing dari Republik Ceko atau Hongaria di sebelah timur. Luas 45 km², dikelilingi propinsi Austria Bawah.
Arsitektur Wien merefleksikan bentuk-bentuk terbaik dari berbagai zaman, mulai dari periode Gothik, Barok, dan moderen. Konferensi-konferensi diplomatik dunia sering diselenggarakan di Wien. Badan PBB seperti IAEA (International Atomic Energy Agency), UNIDO (United Nations Industrial Development Organization),OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) bermarkas besar diVIC: Vienna International City.
Selama lebih dari tiga abad terakhir Wien telah menghasilkan komposer visioner seperti Joseph Haydn, Franz Schubert dan Johann Straussm karena itu Wien dikenal sebagai Kota budaya. Sedangkan bagi Mozart dan Beethoven Wina adalah kota dalam meniti puncak karir, hingga menutup mata.  Dengan hal tersebut dari kota inilah banyak lahir gubahan-gubahan dan opera terkenal, sehingga dijuluki sebagai "kota musik di barat". Sekarang Wien masih berperan sebagai kota musik, walaupun sudah dilampaui kota-kota lain di Eropa.  Hal tersebut jugalah yang menjadikan Vienna menjadi pusat penelitian ilmu pengetahuan dan pusat kebudayaan tinggat dunia.
Wien juga memiliki lingkungan bisnis yang ramah dan sistem transportasi publik yang komprehensif, itulah yang membuat kota ini menjadi tempat terbaik di dunia untuk hidup yang ke dua kalinya.
2. Zurich, Switzerland
Quality of Life Index: 108
Eco-City Index: 133.5

Zurich adalah kota terbesar di Swiss yang memiliki luas wilayah 91,988 kilometer persegi(35,48 persegi) dan memiliki populasi penduduk sekitar 380.000 orang (per 2010 ). Dari total luas kota Zurich (pada tahun 1996, tanpa danau), 45,4% adalah pemukiman, industri dan perdagangan, 15,5% adalah transportasi, 26,5% adalah hutan, 11% adalah pertanian dan 1,2% adalah air.  
Zurich adalah pusat ekonomi Swiss dan rumah bagi sejumlah perusahaan besar internasional dan sejauh ini sektor yang paling penting dalam pertumbuhan ekonomi zurich adalah industri jasa yang mempekerjakan hampir 4 dari 5 pekerja.  Industri penting lainnya termasuk industri ringan seperti industri mesin, tekstil dan pariwisata.  Sebagian besar bank Swiss memiliki katnor pusat di Zurich.  

Pajak yang dibebankan kepada penduduk disana sangatlah rendah, bahkan untuk beberapa penduduk dibebaskan dari pembayaran pajak. Skor untuk kota ini adalah yang tertinggi diantara kota lain di Eropa dikarenakan salah satunya adalah fasilitas medis dan layanan sektor perbankan yang memiliki kualitas no.1 didunia.
Kualitas hidup yang tinggi telah dikutip sebagai alasan untuk pertumbuhan ekonomi di Zurich. Perusahaan konsultan Mercer telah bertahun-tahun memberikan Zurich peringkat sebagai kota dengan kualitas hidup tertinggi di dunia. Secara khusus, Zurich menerima nilai yang tinggi untuk pekerjaan, perumahan, pendidikan, rekreasi, dan keselamatan. Otoritas perencanaan lokal memastikan pemisahan yang jelas antara daerah perkotaan dan rekreasi dan ada banyak cagar alam yang dilindungi.  Zurich juga menempati peringkat keenam untuk kota paling mahal di dunia . Pada tahun 2008, Zurich berada di peringkat kesembilan.

3. Geneva, Switzerland

Quality of Life Index: 107.9
Eco-City Index: 131.5

Geneva  adalah kota kedua yang terpadat di Swiss setelah Zurich, Geneva adalah pusat seluruh  diplomasi dunia dan kerjasama internasional, dan secara luas dianggap sebagai kota global, terutama karena kehadiran sejumlah organisasi internasional, termasuk markas besar banyak badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) dan red Cross. Geneva juga merupakan tempat di mana Konvensi Jenewa ditandatangani, yang terutama menyangkut perlakuan terhadap masa perang  dan tahanan perang.  
Geneva telah digambarkan sebagai dunia ketujuh pusat keuangan yang paling penting oleh Pusat Keuangan Global Index, depan Tokyo, Chicago, Frankfurt dan Sydney. menurut  survei yang dilakukan oleh Mercer tahun 2009 kalo kota  Genewa   urutan  ketiga yang memiliki kualitas hidup tertinggi di dunia.  Kota ini  disebut sebagai kota   metropolis tetapi kompak dan " kota Perdamaian ".

4. Auckland, New Zealand

Quality of Life Index: 107.4
Eco-City Index: 133.6
Auckland adalah kota Metropolitan terbesar di Selandia Baru. Penduduknya berjumlah 1.354.900 jiwa. Auckland yang dalam bahasa Māori disebutTamaki Makau Rau, terletak di Pulau Utara.  Auckland terletak di antara Teluk Hauraki dan Samudra Pasifik di timur, Ini adalah salah satu dari sedikit kota di dunia yang memiliki pelabuhan pada dua badan utama yang terpisah dari air.
Auckland merupakan tempat yang diinginkan oleh banyak orang dan diperebutkan karena kekayaannya, termasuk perbukitan hutan nya, tanah vulkanik yang produktif dan pelabuhan penuh dengan hidangan laut.
Pada tahun 2011 Auckland menduduki peringkat ke-4 dalam daftar kota terbaik di dunia untuk Hidup berdasarkan survei dari  Mercer Quality of Living Survey, sedangkan berdasarkan Economist's World's Most Livable Cities index pada tahun 2011 Auckland menduduki peringkat ke-9. Pada tahun 2010, Auckland diklasifikasikan sebagai kota dunia A+, berdasarkan daftar kelompok Universitas LoughboroughPada tahun 2010, Menurut survei biaya hidup Meger Auckland menduduki peringkat ke- 149 dari 214 kota untuk  keterjangkauan biaya hidup yang membuatnya menjadi salah satu kota yang paling terjangkau di seluruh dunia untuk ditinggali, berdasarkan biaya komparatif dari 200 aspek kehidupan termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian barang rumah tangga, dan hiburan


5. Vancouver, Canada
Quality of Life Index: 107.4
Eco-City Index: 133.6

Vancouver terletak di 49°16′ LU 123°7′ BB, berbatasan dengan Selat Georgia yang dipisahkan dari Samudera Pasifik oleh Pulau Vancouver. Vancouver masuk kedalam zona waktu Pasifik (UTC-8) dan Zona Ekologi Maritim Pasifik. Vancouver tidak terletak di Pulau Vancouver melainkan di Semenanjung Burrard. Walau begitu, nama kota dan pulau tersebut diambil dari nama George Vancouver, seorang kapten angkatan laut dari Britania Raya yang menjelajahi daerah ini di tahun 1792. Vancouver memiliki area seluas 114,67 km² terdiri dari daerah rata dan berbukit. Selain itu, Vancouver juga dikelilingi banyak perairan. Catatan sejarah menunjukkan sedikitnya 50 aliran sungai dan cabangnya di Vancouver namun seiring perkembangan kota, hanya tersisa 4 buah.
Vancouver dikenal di dunia akan keindahannya. Kota ini memiliki salah satu dari taman kota terbesar di Amerika Utara, Stanley Park. Lansekap kota ini didominasi Pegunugan Pesisir Utara dan pemandangan di hari yang cerah dapat mencapai Gunung Baker di Washington, Amerika Serikat; Pulau Vancouver di seberang Selat Georgia, dan Pantai Sunshine.

Iklim di Vancouver termasuk sedang dalam ukuran Kanada. Setelah Victoria, kota ini adalah kota terhangat kedua di waktu musim dingin dengan suhu minimum di bawah 0 °C dalam rata-rata 46 hari per tahun dan di bawah -10 °C hanya dalam 2 hari per tahun. Lebih dari setengah hari di musim dingin mengalami hujan, hanya 9 hari yang mengalami salju, dan 3 yang bersalju lebih dari 5 cm. Curah hujannya bervariasi antara 1.100 mm sampai 3.500 mm. Di musim panas, suhunya sedang dengan hari cerah dan kering. Rata-rata suhu tertinggi bulan Juli dan Agustus mencapai 22 °C, mencapai lebih dari 30 °C hanya sekali tiap lima musim panas. Badai petir tergolong jarang.  Musim semi dan gugur biasanya banyak hujan dan sejuk. Curah hujan sering terjadi di musim dingin. Salju turun di pegunungan sekitarnya dan daerah-daerah yang letaknya lebih tinggi seperti di pinggiran kota sebelah timur, namun lebih jarang di daerah ketinggian laut. Meskipun Vancouver banyak dikenal sebagai kota hujan, hanya 166 hari rata-rata per tahun curah hujannya dapat dihitung, dan 289 hari dengan sinar matahari yang dapat dihitung pula. Vancouver mempunyai banyak spesies tanaman, termasuk sejumlah tanaman yang eksotik, karena iklimnya yang sedang.

Satu-satunya jalan bebas hambatan di daerah Vancouver adalah Highway 1 di daerah timur.  Masalah jalan dan transportasi publik diurus oleh TransLink, otoritas transportasi Greater Vancouver Regional District. TransLink menyediakan berbagai layanan bus, feri yang dikenal dengan nama SeaBus, dua jalur metro bernama SkyTrain, dan kereta api komuter West Coast Express.  Bandara utama di Vancouver adalah Bandara Internasional Vancouver (YVR) di Pulau Sea dalam daerah City of Richmond yang berada di selatan Vancouver.


6. Dusseldorf, Germany

Quality of Life Index: 107.2
Eco-City Index: 130.7

Düsseldorf adalah ibu kota Negara Bagian Nordrhein-Westfalen di Jerman dan (bersama-sama dengan Köln dan Wilayah Ruhr) merupakan pusat ekonomi Jerman bagian Barat. Düsseldorf terletak di tepi Sungai Rhein dan merupakan salah satu pusat utama dari daerah Rhein-Ruhr yang padat penduduknya. Dusseldorf mulai berkembang dari beberapa abad lalu di tepi timur Sungai Rhine, namun saat ini, kekuatan ekonomi daerah terbagi di kedua tepi. Altstadt bukan hanya merupakan kota tua yang indah di Dusseldorf, namun juga merupakan pusat kehidupan malam kota dan gudang Altbier, bir hitam lokal. Königsallee, tempat belanja yang terkenal di Dusseldorf, (disebut Kö oleh penduduk setempat) memiliki banyak toko mewah. Museum Kunst Palast memiliki salah satu koleksi seni terbaik Rhineland. Metropolitan lainnya di dunia.  
Düsseldorf terkenal dengan kota yang menginvestasikan banyak sekali dana untuk pembangunan di sektor infrastruktur publik dan fasilitas transportasi internasional antar negara pada beberapa tahun terakhir ini. Kota yang terkenal dengan sungai Rhine yang membelah kota Düsseldorf terkenal memiliki koleksi barang-barang terbaik untuk kebutuhan sehari-hari hingga perlengkapannya terutama kebutuhan sandang (fashion), hal inilah yang menjadikan Düsseldorf menjadi kota terbesar di Jerman sebagai pusat perbelanjaan di sana.

7. Munich, Germany
Quality of Life Index: 107
Eco-City Index: 130.7

München ( pelafalan ); bahasa Inggris: Munich, bahasa Bayern: Minga) adalah ibu kota negara bagian Bayern di Jerman. Dengan luas wilayah sebesar 300 kilometer persegi dan  dengan penduduk berjumlah 1.3 juta jiwa (2006), München merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jerman setelah Berlin dan Hamburg. Kota ini terletak di sungai Isar. Muenchen terkenal dengan mottonya "Die Weltstadt mit Herz "('Kota dunia dengan hati').

secara umum, kota Munich bisa dibagi menjadi dua bagian. Bagian Kota Tua atau Old Town, dan bagian kota yang modern. Kota Tua berada di wilayah pusat kota Munich, merupakan bagian paling cantik karena masih memiliki berbagai bangunan dan Monumen berusia ratusan tahun dengan aneka gaya arsitektur abad pertengahan, mulai dari gaya Baroque, Rococo, Gothic hingga Neo classic. Lalu bagian kota yang modern, yang tentunya banyak diisi oleh bangunan-bangunan baru dan modern, mulai dari bangunan perkantoran, shopping centres, stadion olah raga, taman umum, dan tempat-tempat hiburan lainnya.

München adalah kota dengan banyak istana dan taman umum, berbagai karya seni dan lambang negara, Oktoberfest, serta band oompah. 

Englischer Garten merupakan taman paling terkenal di Munich, bahkan di seluruh Jerman. Para turis yang datang ke kota ini, umumnya akan „mewajibkan dirinya“ untuk mengunjungi taman seluas 900 hektar yang berlokasi di distrik Utara kota Munich, Schwabing. Schwabing merupakan satu distrik di Munich yang terkenal akan banyaknya ditemukan cafe, restaurant, berbagai kelab malam, dan berbagai toko dan butik. Distrik ini tidak termasuk ke bagian kota tua Munich, melainkan, wilayah baru yang sengaja dikembangkan pada awal abad ke-19 . Englischer Garten sendiri dibangun antara tahun 1789 hingga tahun 1808 atas rancangan seorang arsitek terkenal pada masa itu, bernama Sckell. Taman ini di bangun dengan filosofi khusus, yaitu, bukan hanya sebagai sarana rekreasi tetapi juga digunakan bagi kepentingan penelitian agrikultural, serta pendidikan. Di taman ini, dibangun beberapa proyek percontohan untuk kebutuhan pertanian, sekolah dokter hewan, tempat penelitian tanaman dan pepohonan dan berbagai fasilitas lainnya, termasik berbagai monumen penting. Taman ini dibelah oleh sungai Isar di sebelah Timur, dibelah-belah oleh sungai-sungai kecil di bagian dalamnya, dan dihiasi oleh sebuah danau yang besar yang ditengahnya terdapat pulau kecil, tempat tinggal ratusan angsa dan bebek yang berwarna-warni. Tepat di tepi sungai, ada restaurant seehaus dan bier garten yang menyediakan kursi-kursi di tempat terbuka hingga ke tepi danau.
Ada dua monumen penting di Englischer Garten yang meperlihatkan adanya perhatian khusus pemerintah kota Munich dengan kebudayaan Asia, yaitu, dengan dibangunnya Japanese Teahouse, yang berupa sebuah bangunan kecil dengan arsitektur khas Jepang. Sesuai dengan namanya, di tempat ini diadakan secara teratur, upacara tradisional minum teh Jepang. Bangunan kecil tapi asri ini dibangun oleh arsitek Jepang Mitsuo Nomura pada tahun 1972.

Munich terdapat beberapa Museum. Mulai dari Museum Etnologi, yang menyimpan berbagai koleksi kebudayaan dari berbagai etnik di seluruh dunia, Museum yang khusus menyimpan berbagai koleksi dari Mesir atau Staatliche Sammlung Ägyptischer Kunst, hingga Museum khusus mainan dan boneka atau Spielzeug Museum.

Munich merupakan kota kecil yang bersih, cantik dan memiliki karakter yang berbeda jika dibandingkan dengan berbagai kota
 



8. Frankfurt, Germany

Quality of Life Index: 107
Eco-City Index: 123.1





Frankfurt) adalah kota terbesar di negara bagian Hessen di Jerman dan kota terbesar no. 5 di Jerman.  Kota yang dibelah oleh Sungai Main ini mempunyai populasi berjumlah sekitar 688.249 jiwa (2010), namun apabila penduduk wilayah metropolitan dihitung, mempunyai populasi sekitar 2.300.000 jiwa. Sejak lama Frankfurt telah menjadi kota perdagangan dan hingga kini menjadi pusat keuangan Jerman (bahkan Eropa) dan juga bursa efek. Sungai Main dapat dilalui oleh kapal-kapal pengangkut barang hingga barang-barang dari pedalaman Jerman dapat dibawa hingga pelabuhan di Rotterdam.  

Kota Frankfurt mempunyai beberapa moda transportasi, yang terutama adalah kereta dan bus. Kereta dibedakan 2 macam: S-Bahn dan U-Bahn. S-Bahn adalah kereta keluar kota (termasuk ke airport Frankfurt), sedangkan U-Bahn adalah kereta metro Frankfurt.

9. Bern, Switzerland

Quality of Life Index: 106.5
Eco-City Index: 133.6


Bern adalah ibu kota Swiss. Kota ini memiliki penduduk sekitar 127.000 jiwa (2004).  Kota ini termasuk dalam kanton Jerman Swis, dan dengan begitu di kota ini bahasa resminya adalah bahasa Jerman. Kota historis Bern adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1983. 
Ibu kota Swiss yang terus berkembang ini telah menjadi kekuatan yang diperhitungkan sejak abad pertengahan serta menjadi tempat berdirinya berbagai museum dan koleksi memukau. Untuk jasa transportasi, tersedia Bernmobil di kota ini. BernCard berlaku untuk trem dan bus yang melayani rute dalam kota. Jasa sepeda gratis juga tersedia sebagai pilihan berkeliling kota. Historical Museum dan Collection of the Bern Museum of Fine Arts menyimpan berbagai koleksi kesenian dan arsitektur abad ini. Sementara, Einstein House dan Paul Klee Center memamerkan karya dari dua warga Bern yang paling ternama.  
Bern adalah kota berlokasi diperbatasan antara Jerman dan Swiss, maka bahasa sehari-hari disanapun menjadi bercampur dengan bahasa Jerman. Adalah sebuah kota kedua paling aman di dunia dan terkenal sebagai dengan pusat perbelanjaan yang berjarak tiap 6 km, menjadikan kota ini terbaik untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Kota ini tidaklah ramai saat malam hari, bisa jadi karena kota ini banyak orang pintarnya terbukti dengan salah satu warganya yang sangat terkenal yaitu Albert Einstein yang menemukan teori relativitas dan selalu bekerja untuk eksperimen di kota ini. Kota ini terkenal dengan fasilitas medis dan sebuah universitas terkenal dunia yaitu University Hospital Insel.

10. Sydney, Australia
Quality of Life Index: 106.3
Eco-City Index: 125


Sydney adalah kota terbesar di Australia, dan ibu kota negara bagian New South Wales. Sydney memiliki populasi wilayah metropolitan 4.34 juta jiwa dan luas 12.000 kilometer persegi. Penduduknya disebut Sydneysiders, dan Sydney dijuluki sebagai "the Harbour City" (Kota Dermaga), "the City of Villages" (Kota Desa-Desa) dan "the Emerald City" (Kota Zamrud). Sydney merupakan salah satu kota paling multikultural di dunia, yang tercermin dari perannya sebagai kota tujuan utama bagi imigran ke Australia.
Koloni Britania pertama di Australia, Sydney, didirikan tahun 1788 di Sydney Cove oleh Arthur Phillip, komodor First Fleet. Terletak di sebuah teluk di Laut Tasman, Sydney dibangun di bukit rendah di sekitar Port Jackson. Kota ini merupakan tempat berdirinya Sydney Opera House dan Harbour Bridge.  Wilayah metropolitannya dikelilingi oleh taman nasional, dan memiliki banyak teluk, sungai dan ceruk.
Kota ini adalah tempat bagi berbagai taman, seperti Hyde Park, Royal Botanical Gardens dan taman nasional. Bersama dengan Sydney Harbour, hal ini merupakan faktor utama yang menjadikan kota ini sebagai salah satu kota terindah di dunia.
Sydney dianggap sebagai sebuah kota dunia A+, berdasarkan daftar kelompok Universitas Loughborough tahun 2008  dan menempati peringkat ke-16 di antara kota global berdasarkan Global Cities Index tahun 2008 oleh Foreign Policy.  Menurut survei biaya hidup Mercer, Sydney adalah kota termahal di Australia, dan termahal ke-66 di dunia.  Sydney juga menempati peringkat ke-10 kota yang pantas dihuni di dunia menurut Mercer Human Resource Consulting dan The Economist.  Sydney juga merupakan pusat keuangan internasional dan menempati peringkat ke-14 dari 50 kota keuangan global menurut Mastercard Worldwide Centers of Commercial Index (2007), dan peringkat ke-1 di Australia.
Kota ini pernah mengadakan pesta olahraga tingkat internasional, termasuk British Empire Games 1938, Olimpiade Musim Panas 2000 dan final Piala Dunia Rugby 2003. Bandar udara utama yang melayani Sydney adalah Bandar Udara Sydney.
Sektor ekonomi terbesar di Sydney, sebagaimana yang diukur oleh jumlah orang yang dipekerjakan, termasuk jasa properti dan bisnis, ritel, produksi, dan jasa kesehatan dan masyarakat.Sejak 1980-an, pekerjaan telah berpindah dari produksi ke sektor jasa dan informasi. Sydney menyumbang sekitar 25 persen PDB total negara ini.

sumber:forbes.com dan wikipedia

Tidak ada komentar:

JUMP MENU

Jump Menu
!--Page Navigation Start-->