Senin, 15 Juli 2013

Sarang Semut, Obat Herbal Yang Sangat Berkhasiat Menyembuhkan Penyakit


Sarang Semut  yang sudah dikemas dalam kemasan plastik dan siap untuk dimasak. (Foto: Dok. Pribadi)

Sejak beberapa tahun terakhir, sarang semut sudah banyak digunakan oleh banyak orang guna membantu pengobatan berbagai jenis kanker.  Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Tanaman ini banyak ditemukan terutama di daerah Pegunungan Tengah, seperti hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Tolikara, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, Jayapura, Biak dan Paniai.
 
Hasil temuan terakhir, sedikitnya ada 10 spesies sarang semut yang tumbuh di pedalaman belantara Papua. Diantaranya: Myrmecodia pendans, Myrmecodia joniensis, Myrmecodia erinacea, Myrmecodia alata, Myrmecodia tuberosa, hydnophytum.
 
Sarang Semut adalah istilah Indonesia untuk menyebut genus myrmecodia, suatu genus tanaman mirmekofita epifit yang berasal dari Asia Tenggara dan kepulauan besar yang terbentang sampai Queensland, Australia. Istilah Myrmecodia berasal dari bahasa Yunani myrmekodes yang berarti "mirip semut" atau "dikerumuni semut". Sarang Semut tumbuh pada dahan atau batang tumbuhan. Di alam, akar umbi Sarang Semut biasanya terjuntai pada cabang-cabang tanaman tanpa jumlah substrat yang signifikan, sehingga bergantung kepada proses simbiosis untuk kebutuhan nutrisinya. Tanaman ini menghantarkan sari makanan dan air melalui bongkot coklat keabu-abuan yang mengembang dan ditumbuhi duri-duri. Batangnya yang tebal dan tidak bercabang terbungkus oleh klipeoli dan alveoli yang juga mengandung duri dan dipenuhi oleh daun-daun kecil.
 
Sarang semut (Myrmecodia Tuberosa) merupakan jenis tanaman epifit yang tumbuh menempel pada pohon lain, tanaman ini banyak ditemukan terutama di daerah Pegunungan Tengah, seperti hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Tolikara, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, Jayapura, Biak dan Paniai.

Tanaman sarang semut memiliki ciri khas, yakni ujung batangnya menggelembung (hypocotyl), berbentuk bulat saat muda, lalu menjadi lonjong memendek atau memanjang setelah tua. Yang menarik, di dalamnya terdapat rongga-rongga yang saling terhubung. Rongga-rongga ini dijadikan rumah oleh kawanan semut sehingga tanaman ini lazim disebut sarang semut.
 
Senyawa aktif yang sudah berhasil diidentifikasi antara lain: 
  1. Alfa-tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka 5,1ppm. Ini artinya konsentrasi dari antioksidan dapat menghambat radikal bebas hingga 50%.
  2. Tanin, adalah astringent yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih didalam tubuh
  3. Flavonoid glikosida, adalah salah satu senyawa metabolit sekunder yang berguna untuk menghambat perkembangan sel kanker dan anti virus
  4. Polifenol , adalah sebagai anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah.
  5. Senyawa aktif  lain seperti kalsium, natriun, kalium, seng, besi, fosfor, magnesium
  6. Mineral, yang berfungsi meningkatkan impulse jantung hingga menerobos sumbatan pada saluran darah ke jantung
  7. Stigmasterol, berperan dalam mekanisme sitotoksik
  8. Inhibitor histone deacetylase (HDAC), terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel tumor, menginduksi difeensiasi, dan menyebabkan kematian sel apoptotic dari sel kanker, dan inhibitor HDAC menyebabkan aktivasi transkripsional dari beberapa gen yang ekspresinya menyebabkan penghambatan pertumbuhan tumor.

 


Khasiat sarang semut
 
1.   Berbagai jenis Kanker dan Tumor seperti Kanker Otak, hidung,    payudara, lever, 
      paru-paru, usus, rahim, kulit,
2.   Leukemia
3.   Gangguan Jantung
4.   Stroke ringan atau berat
5.   Menghilangkan benjolan-benjolan payudara
6.   TBC/ Paru-paru
7.   Gangguan ginjal dan prostate
8.   Alergi hidung, bersin-bersin dipagi hari dan mimisan
9.   Sakit Maag dan mual-mual
10. Ambeien ( Wasir) baru maupun lama
11. Migren ( sakit kepala sebelah)
12. Reumatik
13. Melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI)
14. Melancarkan peredaran darah, pegal linu dan nyeri otot
15. Memperbaiki dan meningkatkan stamina tubuh
16. Meningkatkan Vitalitas
sumber : 1.  Wikipedia
              2.  http://sarang-semut.org/

Tidak ada komentar:

JUMP MENU

Jump Menu
!--Page Navigation Start-->